Misteri Pesugihan di Indonesia, Tempat Pesugihan

15 Misteri Pesugihan di Indonesia, Ini Lokasi Pesugihan Paling Angker

Diposting pada

Misteri.co.id – Ziarah adalah tradisi masyarakat, khususnya Jawa. Bertujuan untuk meraup berkah melalui ritual mengunjungi makam yang dianggap keramat. Di mana saat berziarah ini disertai pula dengan do’a dan tabur bunga (nyekar). Namun Ziarah juga kadang berarti negatif karena dilakukan demi melancarkan prosesi Pesugihan.

Praktek ziarah dilakukan semata-mata untuk meraup berkah. Dan upaya menghormati orang yang telah meninggal. Makam yang dikunjungi biasanya adalah makam para wali, ulama, tokoh penting dan berpengaruh, serta tokoh-tokoh yang dianggap suci dan sakti.

Pada beberapa situasi, ziarah bisa pula disebut sebagai Ritus Pesugihan Karena niat dan tujuan seseorang berkunjung ke makam adalah murni buat mengharap kekayaan dan kejayaan. Bukannya sekadar mendoakan arwah tokoh yang telah meninggal.

Misteri Pesugihan di Indonesia, Tempat Pesugihan

Tempat-tempat ziarah di Indonesia seringkali dicap keramat, aneh, horor, angker. Ini karena suasana di sana memang begitu mistis. Ada perasaan syahdu dan takut, bilamana ke sana sendirian. Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang biasa saja terkadang bikin kita bergidik. Apalagi tempat pemakaman khusus tokoh-tokoh keramat, sudah pasti bikin deg-degan.

Inilah 15 tempat-tempat pesugihan paling angker yang wajib dikunjungi oleh para pemburu tempat angker:

1. Pesugihan Gunung Srandil, Cilacap Jawa Tengah

Gunung Srandil sangat terkenal sebagai tempat pesugihan yang paling angker di Indonesia. Kawasan ini sebenarnya adalah basis kegiatan dan ibadah untuk para penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Salah satu aliran kejawen putih yang percaya bahwa Tuhan itu satu.

Meskipun ada pula sosok yang dianggap keramat di gunung Srandil, yaitu Mbah Semar. Ini tak terlepas dari kegiatan Paguyuban Cahya Buwana yang menganut kepercayaan wayah kaki. Banyak orang ziarah ke Srandil untuk ritus kejawen maupun Wajah Kaki.

2. Pesugihan di Ki Ageng Balakan, Sukoharjo Jawa Tengah

Balakan Sukoharjo adalah sebuah tempat pesugihan dan ziarah yang cukup terkenal sejak dulu. Tokoh yang dianggap keramat adalah Ki Ageng Balak. Perlu diketahui bahwa Ki Ageng Balak merupakan nama lain dari Raden Suyono. Putra dari Prabu Brawijaya V, raja Majapahit.

Di masa lalu, Raden Suyono diperintahkan raja Brawijaya V untuk menikah karena umurnya sudah dewasa. Namun ia tidak mau. Karena ia menolak titah raja untuk menikah, akhirnya ia diusir dari Majapahit. Dan sampailah ia di kawasan balakan ini yang dulunya masih berupa hutan kosong dan angker. Di sana, ia terkenal sebagai Ki Ageng Balakan. Dan sangat disegani karena ucapannya dianggap sakti selalu terjadi.

3. Pesugihan di Makam Imogiri, Yogyakarta

Imogiri sangat terkenal di kalangan pecinta spiritual. Ini adalah lokasi di mana raja-raja mataram dikuburkan. Di imogiri ini pengunjung wajib mengenakan pakaian adat Jawa. Makam raja-raja ini berada di bukit. Jadi kalau mau ziarah imogiri harus siap dengan tenaga. Karena bakalan manjat tangga-tangga bukit yang sangat banyak.

Kompleks makam Imogiri ini memang dibangun khusus untuk menjadi pesarean seluruh raja-raja mataram. Baik sesudah pecah maupun belum. Tentu kita tahu bahwa Mataram itu pecah jadi dua. Menjadi Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Makam Imogiri juga terkenal karena para pelaku pesugihan banyak menyambangi sana.

Baca selengkapnya tentang cerita mistis makam imogiri di sini.

4. Pesugihan di Goa Maria Tritis, Yogyakarta

Hampir sama dengan Goa Maria St. Yusuf. Goa ini pun bernama Maria. Lokasinya di Yogyakarta. Berbeda dengan kebanyakan Goa Maria yang merupakan buatan manusia. Namun goa di tritis ini adalah bentukan alami. Hasil karya Tuhan. Terlihat dari banyaknya stalaktit dan stalagmit yang bikin suasana di dalamnya makin indah dan magis.

Awalnya, goa ini lebih terkenal sebagai Goa Tritis, Yang dulunya tidak terawat dan terbengkalai. Kemudian akhirnya dipugar untuk kepentingan kebaktian bunda maria oleh umat katolik. Maka tak heran bila sekarang goa ini pun penuh dengan pernak-pernik umat katolik. Termasuk patung-patung yesus disalib. Disebut tempat pesugihan karena memang di Goa ini lebih mencerminkan praktek di luar agama. Seperti saat anak-anak sekolah menjelang ujian banyak ke sana, demi mendapatkan kesukesan (lulus).

5. Pesugihan Sendang Kamulyan, Kulonprogo Yogyakarta

Sendang Kamulyan lokasinya ada di Kulonprogo. Konon, sendang ini dibangun oleh Sunan Kalijaga. Hingga beratus tahun kemudian, datanglah seseorang bernama Kyai Kertayuda datang ke sendang itu. Kala itu, pemukiman masyarakat di sekitar sendang masihlah jarang. Hanya ada beberapa orang. Salah satunya adalah Kyai Sakrama.

Jadi keduanya pun bersahabat. Antara Kyai Sakrama dan Kyai Kertayuda. Keduanya sama-sama seorang spiritualis yang hidup mengembara mencari ilmu. Namun untuk tempat ziarah Sendang Kamulyan ini, sosok yang lebih terkenal adalah Kyai Kertayuda. Karena beliau masih memiliki darah trah Mataram. Dan beliau juga yang berwasiat bahwa jika ada orang susah dengan penyakit atau hutang-hutangnya, datang saja ke sendang ini. Bakalan dibantu. Ini yang membuat Sendang Bulus Jimbung jadi lokasi pesugihan paling angker di Indonesia juga.

6. Pesugihan di Kompleks Makam Nyai Barat Ketiga, Klaten Jawa Tengah

Belum banyak orang yang tahu kompleks makam Nyai Barat Ketiga ini. Padahal sudah sejak tahun 1980, pemakaman ini ramai dikunjungi sebagai tempat pesugihan dan ziarah. Tokoh yang dikeramatkan adalah sosok bernama Nyai Barat Ketiga. Biasanya yang datang ziarah ke makam ini adalah para politisi yang ingin karirnya sukses.

7. Pesugihan di Goa Maria St. Yusuf, Magelang Jawa Tengah

Selain perairan, Goa juga menjadi lokasi pesugihan yang banyak disinggahi. Salah satunya adalah Goa Maria St. Yusuf. Lokasinya di daerah Grabag, Magelang Jawa Tengah. Ritus ini lebih sering didatangi para penganut agama Katolik.

Hal itu terjadi karena Goa Maria  St. Yusuf adalah goa buatan yang dibangun pada tahun 2003. Sebagai monumen penanda bahwa sosok Bunda Maria pernah menampakkan diri di Kapel Santo Yusuf. Biasanya orang Katolik yang datang ke sana untuk berdoa dan bersemedi. Harapannya agar memiliki jiwa yang lebih bersih dan rejekinya pun lancar.

8. Pesugihan Pantai Parangkusumo, Yogyakarta

Pantai Parangkusumo terletak di Dukuh Pancingan Yogyakarta. Masih berada dalam satu kompleks dengan Pantai Parangtritis. Namun keduanya memang beda. Jika Parangtritis lebih banyak disinggahi untuk kepentingan wisata alam semesta. Kalau Parangkusumo lebih berbau wisata religi, spiritual dan magis, seperti pesugihan ini.

Di Parangkusumo ini biasanya orang datang untuk berlaku tirakat dengan bermeditasi dan menginap di kawasan pantai. Mereka sangat berharap bisa melakukan komunikasi bahkan berjumpa dengan Kanjeng Ratu Kidul, sang penguasa gaib pantai selatan

9. Pesugihan di Sumur Tujuh Gunung Ciremai, Kuningan Jawa Barat

Sumur Tujuh Gunung Ciremai adalah 7 buah sumur misterius yang ada di area gunung Ciremai. Konon ketujuh sumur ini dibangun oleh Wali Songo sebagai penanda bahwa dakwah mereka pernah melintasi gunung ini. Sumur dibangun untuk memudahkan mengambil air wudhu.

Alasan kenapa Sumur Tujuh jumlahnya hanya 7 karena ada 2 dari anggota Walisongo yang tidak ikut bikin sumur karena gagal, sehingga harus bangun sumur di luar kompleks gunung Ciremai. Masing-masing sumur dianggap keramat dan sering dijadikan lokasi bertapa meminta pesugihan kekayaan, kejayaan dan kesaktian.

Baca selengkapnya tentang cerita mistis gunung Ciremai disini.

10. Pesugihan Pura Gunung Kawi, Tampaksiring Gianyar Bali

Pura Gunung Kawi adalah kompleks pura untuk ibadah ummat hindu. Meskipun pura ini juga dibuka untuk wisata umum. Pura Kawi ini terletak di desa Tampaksiring. Dikelilingi oleh 2 aliran sungai Pesamur dan Pakerisan.

Ada yang menarik dari Pura Gunung Kawi. Selain sebagai tempat ibadah, juga terkenal sebagai tempat meraup berkah pesugihan melalui banyak petirtaan air suci di sana. Kalau kita membasuh muka di sana, maka jadi awet muda dan rejeki lancar.

11. Pesugihan di Candi Singosari, Malang Jawa Timur

Candi Singosari terletak di desa Candirenggo, kecamatan Singosari, kabupaten Malang. Ini memang adalah sebuah kompleks candi yang ramai dikunjungi pada hari libur. Sekilas tidak ada yang “aneh” dari Candi Singosari. Namun siapa sangka kalau hari Selasa Kliwon dan Jumat Legi ramai dikunjungi untuk ritual pesugihan.

Berdasarkan kitab Pararaton, Candi Singosari dibangun untuk tempat pendarmaan bagi Raja Kertanegara, salah satu Raja Mahapahit. Di sana disimpan abu mayat Kertanegara. Sehingga lokasi ini dianggap keramat. Orang akan melakukan ritual ziarah dan bersemedi sambil membawa sesajen seperti bunga dan pisang raja.

12. Pesugihan di Hutan Angker Kampung Cikondang, Bandung Jawa Barat

Hutan Angker Kampung Cikondang, sebuah hutan desa yang terkenal begitu seram. Karena seluruh makhluk bernyawa yang masuk ke dalamnya bakalan mati. Hutan larangan ini terletak tidak jauh dari kota Bandung. Berada di desa Lumajang, kecamatan Pengalengan.

Kawasan Kampung Cikondang termasuk hutan angkernya ini sebenarnya sudah terdaftar di dinas kebudayaan dan pariwisata sebagai sebuah cagar budaya yang dilindungi. Ini karena masih kuatnya pakem adat di sana. Masyarakat hidup dengan rukun dan mengenal yang namanya sesepuh kampung atau orang yang dituakan. Dulu, sesepuhnya bernama Abah Anom. Jadi siapapun yang berniat masuk hutan angker, kudu temui Abah Anom dulu. Bakalan didampingi.

Di hutan angker ini sebenarnya ada sebuah makam yang dikeramatkan. Orang sana biasa menyebutnya makam Uyut Cikondang. Pemakaman ini sangat dihormati dan dijaga. Makanya sebenarnya desas-desus soal larangan masuk hutan sebenarnya menguntungkan buat melestarikan makam Uyut Cikondang. Biar tidak hilang dan rusak.

13. Pesugihan Gunung Kemukus, Sragen Jawa Tengah

Ziarah Gunung Kemukus sedang populer belakangan ini. Berkat pemberitaan di media luar negeri bahwa gunung Kemukus adalah tempat terjadinya ritual seks ala Indonesia. Memang benar, citra Kemukus begitu negatif dan gelap karena adanya ritual pesugihan melalui aktivitas seks bebas.

Jadi seluruh pelaku pesugihan Kemukus bakalan diminta melakukan seks bebas dengan banyak pelacur atau wanita yang bisa dibeli di kawasan gunung Kemukus. Seks bebas adalah syarat utama menjadi kaya di gunung keramat ini.

Sebenarnya di gunung Kemukus juga adalah sebuah kompleks pemakaman keramat. Selain buat pesugihan seks, masyarakat juga bakalan mengunjungi makam Pangeran Samodra yang terletak di puncak gunung. Biasanya ziarah makam ini ramai terjadi pada hari jumat kliwon. Yang banyak berziarah adalah tokoh-tokoh politik yang ingin karirnya sukses.

14. Pesugihan Sendang Bulus Jimbung, Klaten Jawa Tengah

Sesuai dengan namanya, Sendang, berarti tempat ziarah ini berwujud sebuah “mata air”. Sendang Bulus Jimbung terletak di desa Jimbung, kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten. Jaraknya dari pusat kota Klaten hanya sekitar 7 km saja sehingga mudah dicapai dengan moda transportasi ojek ataupun becak. Namun lebih baik bawa kendaraan pribadi biar santai dan murah ziarahnya.

Sendang Bulus Jimbung ini ramai dikunjungi untuk pesugihan meminta kaya dan sukses dalam berdagang. Tokoh yang dikeramatkan adalah makam Dewi Wahdi dan 2 sosok siluman kura-kura (bulus) yang bernama Kyai Poleng dan Nyai Remeng.

Ritual Ziarah Pesugihan Bulus Jimbung ini biasanya terjadi tiap tanggal 8 syawal. Tradisi ziarah ini terkesan kental unsur mistis karena bakal banyak hewan yang entah nyata atau gaib bakalan keluar dari mata air sedang bulus ini. Tentu saja hewan ini adalah Bulus alias penyu/kura-kura. Jika para bulus sudah keluar, mereka bakalan diberi makan oleh sang kuncen (juru kunci) dan para peziarah.

15.Pesugihan di Pesarean Gunung Kawi, Malang Jawa Timur

Pesarean Gunung Kawi terletak di Jawa Timur, tepatnya di kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Lokasinya tepat di lereng selatan gunung Kawi. Jaraknya sekitar 40 km dari kota Malang. Sebenarnya ini tidak bisa disebut gunung karena pendek, berada di ketinggian 800 MDPL saja. Suhunya pun cenderung normal, berkisar 16-27 derajat celcius.

Di pesarean gunung Kawi ini, tokoh yang dikeramatkan adalah Mbah Djoego dan Raden Mas Imam Soedjono alias Kyai Zakaria II. Mereka berdua sangat berpengaruh dalam Perang Diponegoro pada tahun 1825 hingga 1830.

Pesugihan gunung Kawi dilakukan untuk menghormati jasa mereka sebagai pahlawan. Serta untuk meraup berkah. Mengharapkan keberuntungan, kewibawaan dan kesaktian. Biasanya setiap hari Jumat Legi, ribuan orang memadati pesarean gunung Kawi ini. Bahkan banyak peziarah yang rela tidur di kompleks kuburan ini.

Baca selengkapnya tentang cerita mistis gunung Kawi disini.

Itulah berbagai nama-nama tempat ziarah kubur dan pesugihan yang paling angker di Indonesia. Apakah berniat mengunjunginya untuk ziarah atau pesugihan? Namun ingatlah bahwa informasi ini sebatas untuk pengetahuan saja, bahwa ternyata masyarakat Indonesia memang masih kental dengan ritual macam ini. Dan pelakunya dari lintas agama dan kepercayaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *